Kalian pernah bermain bisbol? Mungkin di Indonesia olahraga bisbol tidak sepopuler sepak bola atau basket tapi di Jepang olahraga bisbol sangat populer. Di Jepang tiap tahun diadakan kompetisi bisbol nasional yang dinamakan "Koshien" diambil dari nama stadion yang digunakan sebagai tempat penyelenggaraan. Bagi klub bisbol tingkat pelajar mengikuti turnamen bisbol "Koshien" merupakan sebuah pencapaian tertinggi apalagi kalau berhasil keluar sebagai juara. Pemain-pemain dengan kemampuan terbaik pasti akan diincar oleh klub-klub bisbol profesional.
Bisbol sendiri adalah olahraga yang menggunakan bola kecil dan pemukul (bat). Bisbol atau baseball dimainkan oleh 2 tim (tim pelempar & tim pemukul). Pelempar (pitcher) dari salah satu tim berusaha melempar bola untuk ditangkap oleh penangkap (catcher), sedangkan tim lawan memiliki pemukul (batter) yang berusaha memukul bola. Kegiatan ini dilakukan secara bergantian. Apabila bola terpukul maka tim pemukul harus lari searah jarum jam menuju ke base (ada 3 base) dan berusaha untuk kembali ke rumah (home plate). Nah sebelum tim pemukul sampai ke base, tim pelempar harus menangkap hasil pukulan tadi dan mengembalikan bola dengan dilempar ke rekan satu tim yang berjaga di base. Apabila bola berhasil ditangkap oleh rekan yang berjaga di base maka rekan yang berjaga itu harus menyentuhkan bola ke tim lawan yang berusaha mencapai base. Siapa cepat dia dapat. Base adalah checkpoint atau tempat aman, pemain harus mencapai base sebelum disentuh dengan bola oleh tim lawan. (Wikipedia)
Olahraga bisbol memerlukan fisik yang kuat dan banyak stamina karena pemain dituntut untuk bergerak dengan cepat, gesit, terkadang perlu gerakan seperti meluncur di lapangan supaya cepat sampai ke base. Latihan bisbol sangat berat di mana pemain harus berlari mengitari lapangan beberapa kali, untuk menambah kekuatan fisik terkadang pemain berlari dengan diikat pada sebuah ban. Selain itu pelempar (pitcher) bisa berlatih melempar bola sampai ratusan kali sama halnya dengan pemukul (batter). Olahraga bisbol merupakan olahraga tim sehingga tiap individu yang berdiri di lapangan perlu memperhatikan kerja sama, saling mendukung satu sama lain, dan melaksanakan perannya sebaik mungkin.
Berbeda dengan sepak bola yang memiliki durasi cukup lama untuk menentukan strategi dan membangun serangan, olahraga bisbol tiap giliran hanya memiliki 3 kesempatan melempar/memukul. Jika pelempar (pitcher) berhasil melempar bola tanpa dipukul pemukul (batter) sebanyak tiga kali berarti strike maka giliran tersebut dimenangkan oleh tim pelempar. Jika pemukul (batter) berhasil memukul bola sampai keluar lapangan berarti homerun maka giliran tersebut dimenangkan oleh tim pemukul karena mereka yang sedang berada di base dapat kembali ke home plate. Mengingat banyaknya tekanan yang dihadapi oleh para pemain maka mereka perlu berkonsentrasi penuh terhadap pertandingan. Tak jarang pelatih mengganti pemain karena melakukan satu saja kesalahan yang merugikan tim. Maka dari itu olahraga bisbol memerlukan pemain dengan mental yang kuat.
Untuk kalian yang tertarik bisa membaca manga "Diamond no Ace" karya Yuuji Terajima. Cerita "Diamond no Ace" membahas kehidupan klub bisbol tingkat SMA yang terkenal se-Jepang. Di sana akan ada murid baru dari desa dengan kemampuan bermain bisbol yang unik dan memiliki potensi menjadi pitcher andalan. Namun demikian tantangan yang dihadapi untuk menjadi pemain bisbol profesional sangatlah berat. Mulai dari latihan keras dan ketat, persaingan dengan teman sendiri untuk mendapatkan posisi pemain reguler, konflik dengan tim kepelatihan, dan masalah-masalah menyangkut emosi para pemain. Sudah cukup banyak cerita manga dan anime tentang olahraga bisbol karena di Jepang olahraga ini sangatlah populer (nge-hype banget). "Diamond no Ace" sangat disukai penggemar karena animasi yang bagus menghadirkan berbagai efek keren, membangkitkan semangat dan keseruan ketika menonton anime-nya.
"Diamond no Ace" mendapatkan adaptasi anime pertama yang dikerjakan oleh studio anime Madhouse dan Production I.G pada musim gugur tahun 2013 sejauh ini 3 musim sampai 2019 dengan berbagai episode spesial. Manga "Diamond no Ace" sendiri sudah tamat pada 2015 kemudian mendapat sekuel berjudul "Diamond no Ace Act II" sampai sekarang masih serialisasi di majalah mingguan Shounen Magazine. Nah adaptasi anime-nya mencapai cerita-cerita awal dari "Diamond no Ace Act II". Tayangan anime "Diamond no Ace" mendapat respon positif dari penggemar sehingga terus dibuatkan kelanjutan anime-nya. Terhitung setidaknya 178 episode di 3 musim penayangan anime-nya, belum lagi beberapa episode spesial untuk para penggemar serial ini. (MyAnimeList)
Perlu diingat bahwa cerita di manga atau anime adalah cerita fiksi yang didramatisasi dengan tujuan sebagai hiburan sehingga beberapa adegan di dalamnya tidak bisa ditiru di dunia nyata. Namun demikian "Diamond no Ace" dapat memberikan gambaran jelas mengenai beratnya perjuangan yang ditempuh oleh para pemain bisbol untuk mencapai tingkat tertinggi. Kalian bisa menikmati keseruan dan menambah wawasan tentang olahraga bisbol lewat anime "Diamond no Ace".
Penasaran? Langsung saja kita lihat beberapa cuplikan adegan dari anime "Diamond no Ace"
 |
| Pemukul (batter) berusaha memukul bola yang datang |
 |
| Latihan memukul bola |
 |
| Latihan melempar dan menangkap bola |
 |
| Penampakan bola yang digunakan dalam permainan bisbol |
 |
| Posisi ancang-ancang pelempar (pitcher) sebelum melempar bola |
 |
| Posisi tangan pelempar (pitcher) mengayun melempar bola |
 |
| Bola ditangkap oleh penangkap (catcher) |
 |
| Posisi melempar yang tegas mengintimidasi pemukul (batter) tim lawan |
 |
| Gerakan bola yang sangat cepat |
 |
| Gerakan bola dari sudut pandang pemukul (batter) |
 |
| Tim bisbol sedang mendengarkan arahan pelatih |
Nah itu tadi sedikit bocoran tentang anime "Diamond no Ace", menarik bukan? Pada tingkat sekolah menengah mungkin jarang dijumpai klub olahraga bisbol di Indonesia tapi pada tingkat universitas sudah cukup banyak unit kegiatan mahasiswa yang bermain olahraga bisbol atau bentuk lain yaitu olahraga softball. Softball mirip dengan baseball hanya ada beberapa perbedaan diantara mereka. Sejauh ini yang saya tahu perbedaan terletak pada jenis bola yang digunakan di mana baseball menggunakan bola keras (hardball) sedangkan sesuai namanya softball menggunakan bola yang lebih lembut. Jika ingin bermain baseball atau softball kalian memerlukan lapangan yang luas, tongkat pemukul, bola, dan alat pelindung kepala (termasuk muka). Bagikan postingan ini ke teman-teman kalian jika bermanfaat.
Terima kasih sudah membaca, silakan tinggalkan komentar kritik dan saran untuk tulisan-tulisan selanjutnya. Ciao!
Komentar
Posting Komentar